A. Pengertian
teks eksposisi
Tahukah
Anda apa itu teks eksposisi? Apakah Anda pernah membaca teks eksposisi? Atau,
Anda pernah mengungkapkan sesuatu dalam bentuk teks eksposisi? Lalu, apa
kira-kira fungsi teks eksposisi? Nah, jika jawaban Anda masih berbeda-beda atau
samar-samar, yuk, baca contoh teks berikut ini!
Olah
Raga dapat Menjaga Kesehatan Tubuh
Olahraga memiliki
khasiat yang banyak terhadap kesehatan tubuh manusia. Dengan sering berolahraga,
badan lebih fresh dan fit. Hal tersebut berbeda dengan seorang
yang tidak sempat melaksanakan olahraga.
Akan tetapi, terdapat beberapa hal berarti yang wajib dicermati seseorang
ketika hendak berolahraga. Misalnya saja, mencermati apakah jantungnya dapat
diajak berolah raga atau tidak. Sebab, tidak dapat dipungkiri jika seorang yang
mempunyai riwayat penyakit jantung, akan
berbahaya jika melaksanakan kegiatan olahraga, apalagi
olahraga yang berat.
Oleh karena itu, tiap orang perlu mencermati hal ini secara lebih
agar aktivitas olahraga yang awal mulanya bertujuan menyehatkan badan jangan
sampai membahayakan badannya.
Olahraga merupakan aktivitas yang mengasyikkan untuk dilakukan.
Terdapat banyak tipe serta berbagai olahraga yang dapat dijadikan pilihan.
Misalnya saja, berlari, renang, push up,
shit up, serta masih banyak lagi tipe olah raga yang lain. Selain sebagai kegiatan
yang mengasyikkan, nyatanya, olahraga dapat pula memberikan khasiat yang baik
terhadap kesehatan badan. Dengan berolah raga, badan akan kembali sehat dan
bugar. Tidak hanya itu, berolahraga membuat atmosfer hati seorang menjadi lebih
bahagia. Olahraga juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, meningkatnya metabolisme tubuh menghindarkan
seorang dari penyakit kognitif, penyusutan sistem kerja otak serta pikun.
Olahraga juga dianjurkan bagi Anda yang mengidap penyakit tekanan
darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan terbentuknya penyempitan
pembuluh darah sehingga menimbulkan aliran darah seorang jadi tidak lancar.
Jika pengidap tekanan darah tinggi ini melaksanakan kegiatan olahraga secara rutin,
hal tersebut dapat membantu melancarkan aliran darah di dalam tubuh seseorang.
Olahraga memang mempunyai khasiat yang sangat banyak untuk kesehatan
tubuh. Mulai dari menjadikan perasaan seorang terus positif, menghindarkan
seorang dari bermacam- macam penyakit, hingga dapat meningkatkan metabolisme tubuh
manusia. Olahraga juga dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh seorang
serta masih banyak manfaat yang lain. Sekalipun mempunyai banyak khasiat, berolahraga
juga terkadang berdampak negatif bagi diri seseorang.
Nah, sebelum berolahraga, hendaknya yakinkan keadaan badan Anda
dalam kondisi baik sehingga sanggup melaksanakan bermacam olahraga yang akan
menguras tenaga.
Sumber: https://www.cryptowi.com/
dengan beberapa pengubahan
Teks
tersebut merupakan teks yang memaparkan opini mengenai manfaat berolahraga.
Penulis teks berusaha menjelaskan manfaat berolahraga disertai dengan argumen-argumen
yang meyakinkan pembaca. Argumen yang
disampaikan dijelaskan secara jelas sehingga pembaca dengan mudah memahami
manfaat berolahraga. Selain itu, penulis juga menyampaikan dampak negatif
berolaharga, tetapi tidaklah sedetail manfaat positifnya.
Sebenarnya,
kalian telah banyak mempraktikkan teks eksposisi. Misalnya, pada saat diskusi
di kelas, setiap kelompok menyampaikan opini/pendapat masing-masing. Pada saat
menyampaikan pendapat, pembicara pasti menyertainya dengan argumen yang
bertujuan memperkuat opininya.
Nah, ternyata teks eksposisi memuat suatu isu atau persoalan
tentang topik tertentu dan pernyataan yang menunjukan posisi penulis dalam
menanggapi isu atau persoalan tersebut. Teks eksposisi bertujuan untuk
menjelaskan, mengklarifikasi, atau mengevaluasi sebuah persoalan atau isu
tentang topik tertentu. Zainurrahman (2011: 74) memaparkan bahwa teks eksposisi
adalah tulisan yang digunakan oleh penulis untuk memberikan informasi penting
kepada pembaca mengenai fakta-fakta penting seperti konsep, objek, teori, dan
sebagainya.
Selain itu, teks eksposisi dimaknai sebagai teks yang menyajikan
gagasan suatu peristiwa yang bertujuan untuk memberitahukan peristiwa tersebut
kepada orang lain. Hal ini sesuai dengan paparan Wiratno (2009: 59) bahwa teks
eksposisi adalah teks yang menyajikan pendapat atau gagasan yang dilihat dari
satu sudut pandang. Teks tersebut bertujuan untuk menyakinkan pihak lain bahwa
pendapat atau gagasan disampaikan benar berdasarkan argumentasi atau alasan
yang diajukan.
Berdasarkan
pendapat tersebut, dapat dipahami bahwa teks eksposisi berisi opini yang
diperkuat dengan argumen dan data. Eksposisi digunakan seseorang untuk
memberikan pandangan atau pendapat mengenai suatu hal. Bentuk teks ini dapat
digunakan dalam beberapa kegiatan, seperti pidato, ceramah, debat, dan
sejenisnya. Selain itu, teks eksposisi juga dapat ditemukan pada media cetak. Oleh
karena itu, eksposisi dapat disampaikan secara
lisan ataupun tertulis. Sampai di sini, kalian sudah paham pengertian teks
eksposisi kan?
B. Fungsi
teks eksposisi
Fungsi
utama teks eksposisi yakni menyampaikan,
mengungkapkan, menerangkan, atau menguraikan suatu gagasan berupa pokok-pokok
pikiran mengenai suatu topik yang bersifat nonfiksi dengan dasar argumentasi
yang kuat. Secara
umum, menulis teks eksposisi dapat melatih kemampuan berpikir kritis, menuangkan ide dan gagasan seseorang yang didukung data-data yang valid dan akurat.
Semakin tidak sabar untuk menulis teks eksposis? Eits,
sabar dulu. Ternyata, kita tidak boleh sembarangan menulis teks eksposisi. Tujuannya,
agar tulisan eksposisi kita dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena
itu, kita pun perlu memahami ciri dan strukturnya. Yuk, siapkan segelas teh
hangat atau dingin, ya. Setelah itu, jangan lupa, mari melanjutkan membaca
bagian berikutnya!
C. Ciri teks
eksposisi
Seruput
dululah tehnya. Hela napas Anda. Setelah itu, mari memahami ciri teks
eksposisi. untuk apa? Hal ini memudahkan Anda memahami jenis teks. Jika Anda
membaca sebuah teks di majalah, koran, atau internet, maka dengan memahami ciri
sebuh teks, pastilah dengan mudah Anda bisa menebak jenis teksnya. Lalu, apa
ciri teks eksposisi? Sabar, baca satu demi satu bagian berikut.
Ingat, pastikan pembaca mendapatkan informasi tambahan setelah
membaca teks eksposisi yang Anda paparkan.
- Informasi yang disampaikan didukung oleh data
yang akurat.
Hal ini penting. Data yang berasal dari fakta dapat meyakinkan
pembaca terhadap hal yang kita paparkan dalam teks eksposisi.
- Informasi yang disampaikan bersifat objektif.
Ingat, dalam pemaparan, hindari menggunakan kata atau frasa yang
menarik emosi pembaca. Hindari menjadikan pembaca memihak terhadap salah satu
hal yang dipaparkan.
- Menggunakan bahasa sesuai PUEBI.
Tau tidak apa itu PUEBI? Kalau belum, sabar, saya infokan saja,
ya. PUEBI merupakan singakatan dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Sekarang
sudah paham, kan. Nah, dalam menyusun teks eksposisi, bahasa yang digunakan harus
lugas. Jangan lupa perhatikan dengan baik penggunaan tanda baca dan ejaan dalam
teks eksposis yang ditulis, ya.
D. D. Struktur
teks eksposisi
Ternyata,
seperti teks yang lain, eksposisi pun memiliki struktur tersendiri. Agar
tulisan eksposisi kita menarik, kita harus memperhatikan struktur teks
tersebut. Penasaran? Sabar sedikit, kawan. Pelan-pelan saja. Sekarang, simak
penjelasan berikut.
a. Pernyataan pendapat
Bagian pertama dalam teks eksposisi adalah pernyataan pendapat.
Ada juga yang menyebutnya dengan istilah tesis. Maknanya, sama saja. Bagian ini
merupakan pembuka yang berisi peryataan pendapat penulis. Pendapat inilah yang
akan dibahas oleh penulis pada bagian selanjutnya.
b. Argumentasi
Bagian selanjutnya, argumentasi. Sesuai dengan maknanya,
argumentasi berisi alasan yang mampu mendukung pendapat yang telah disampaikan
pada bagian tesis. Ingat, Semakin banyak alasan akurat
yang dapat dikemukakan, pendapat akan semakin kuat dan mudah mempengaruhi
pembaca atau pendengar.
c. Penegasan ulang
Apakah sudah paham dengan dua struktur sebelumnya? Jika belum,
baca sekali lagi lah! Atau seruput kembali teh dingin yang sedari tadi menemani
Anda. Yuk, berselancar dengan membaca
struktur yang terakhir ini.
Dalam teks eksposisis, penegasan ulang biasanya sekaligus sebagai simpulan.
Bagian ini hanya menegaskan ulang apa yang telah disampaikan pada bagian tesis.
Lalu mengapa penting? Karena dengan pengulangan
tersebut, pembaca lebih memahami isi teks yang disampaikan. Bukti-bukti
pendukung masih dibutuhkan pada bagian ini.
Sudah jelas, kan? Yuk, ingat kembali
tiga struktur yang telah Andaabaca. Ingat, jangan sampai pemahaman Anda
meghilang seiring dengan keluarnya Anda dari blog ini, ya.
E. E. Jenis-jenis
Teks eksposisi
Ternyata
teks eksposisi memiliki beberapa jenis. Apakah Anda tahu? Jika belum, tidak
usah panik. Silakan saja lanjutkan bacaan Anda! Kita bahas satu per satu, ya!
1.Teks eksposisi definisi
Teks ini bertujuan utuk memparkan definisi atau pengertian suatu
hal/topik.
Agar lebih mudah, perhatikan contoh berikut.
Coronavirus adalah keluarga besar virus yang
menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan
penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang
serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan
Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). ….
2. Teks eksposisi proses
Teks ini bertujuan menjelaskan proses atau cara pembuatan/melakukan
sesuatu dari awal hingga kahir.
Kita sertai juga dengan contoh, ya.
Menentukan topik menjadi hal pertama yang harus dilakukan ketika
akan menulis teks eksposisi. Topik tersebut kemudian dituangkan dalam judul. Selanjutnya,
….
3. Teks eksposisi klasifikasi
Teks jenis ini bertujuan mengkalisifikasikan/ mengelompkkkan suatu
hal secara berurutan.
Contohnya bagaimana? Silakan dibaca.
Jika Anda berkunjung ke kantin, Anda akan menemukan banyak makanan
dan minuman dijual di tempat itu. Minuman dan makanan tersebut terdiri atas
beberapa jenis. Misalnya, dari segi harga, kita akan menemukan minuman dengan
harga mulai dari 1.000 rupiah hingga harga 15.000 rupiah. ….
4. Teks eksposisi ilustrasi
Teks ini memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik
dengan topik lainnya. Antara dua topik tersebut memiliki kesamaan atau
kemiripan ciri.
Supaya lebih mudah, baca saja contoh berikut.
Bagi umat islam, salat merupakan tiang agama. Dengan mendirikan
salat, ibarat kita membangun sebuah tiang pada rumah. Salat yang baik akan
menegakkan agama. Begitu pula dengan tiang rumah. Tiang yang kokoh akan membuat
rumah berdiri dengan baik. ….
5. Teks eksposisi pertentangan
Teks ini bersifat mempertentangkan antara suatu hal dengan hal
lainnya.
Perhatikan contoh berikut.
Antara planet Merkurius dan bumi memiliki perbedaan yang sangat
mencolok. Lama rotasi dan revolusi antara dua planet ini berbanding terbalik.
Merkurius membutuhkan waktu 88 hari untuk berevolusi mengitari matahari, sedangkan
bumi hanya membutuhkan waktu 1 hari. ….
6. Teks eksposisi berita
Karena namanya berita, teks ini banyak ditemukan di koran, baik
itu koran daring maupun yang luring/cetak.
Dari segi contoh, teks ini memiliki contoh begitu banyak. Kita ambil
saja penggalan berita dari kompas.com
edisi 1 Desember 2020.
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies
Baswedan mengeklaim bahwa jumlah kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota
menurun selama sepekan terakhir walaupun kasus harian terus melonjak. Anies
menjelaskan, kasus aktif diukur berdasarkan angka kasus baru dikurangi angka
sembuh, lalu dikurangi lagi dengan angka pasien meninggal. Hal ini diutarakan
Anies saat memberi sambutan dalam webinar di kanal YouTube SDGs Jakarta, Senin
(31/8/2020).
7. Teks eksposisi perbandingan
Namanya juga perbandingan, pastilah membandingkan antara suatu hal
dengan hal yang lain.
Contoh pada jenis terakhir ini dapat Anda baca berikut.
Perkembangan teknologi di Indonesia berpengaruh terhadap perkembangan
pembangkit listrik. Pada mulanya, pembangkit listrik lebih banyak menggunakan
tenaga air dan diesel. Kini, pembangkit tersebut lebih banyak digerakkan dengan
tenaga uap atau angin. Kedua hal ini
memiliki perbedaan dalam segi penghematan biaya dan kesehatan lingkungan. ….
F. F. Aspek
kebahasaan teks eksposisi
Sekarang kita
sudah berada pada bagian akhir pembahasan teks eksposisi. Kali ini, kita akan fokus
membahas aspek/kaidah kebahasaan teks eksposisi. Tehnya juga sudah habis, ya? Jangan
sampai tersisa, ya. Nah, apa-apa saja kaidah kebahasaan teks eksposisi? Yuk,
baca dengan pelan!
a. Pronomina
Pronomina atau kata ganti merupakan jenis kata yang menggantikan
nomina. Pronomina dapat berupa pronomina personal dan pronomina nonpersonal. Pronomina
personal menjadi kata ganti untuk menggantikan nama orang. Misalnya saya, ia, Anda, kamu, kalian, mereka, dan
hadirin. Pronomina nonpersona seperti ini, itu, sana, dan apa.
b. Banyak menggunakan nomina dan verba
Dalam teks eksposisi, dengan mudah kita akan menemukan punggunaan
kata benda (nomina) dan kata kerja (verba). Kedua jenis kata ini mendominasi
dalam teks eksposisi. selain itu, kita juga akan menemukan penggunaan kata
sifat dalam teks tersebut.
c. Konjungsi
Konjungsi atau kata penghubung selalu hadir dalam teks apa saja.
dalam teks eksposisi konjungsi/kata penghubung yang banyak digunakan adalah
jenis konjungsi temporal (menyatakan ururan waktu) dan kausalitas (sebab akibat).
d. Menggunakan istilah
Dalam teks eksposisi ditemukan banyak kata yang hanya digunakan
dalam hal tertentu saja. makna kata ini akan mudah dimaknai ketika kita membuka
kamus bahasa Indonesia.
e. Penggunaan afiks
Seperti halnya jenis teks lain, dalam teks eksposisi kita akan
menemukan banyak kata yang mengalami proses pengimbuhan. Pengimbuhan tersebut dapat
berupa awalan, akhiran, ataupun imbuhan gabung.
Bagaimana?
Semoga setelah membaca tulisan ini, kalian sudah mampu
memahami teks eksposisi.
Selamat belajar. Jangan lupa baca materi yang lain, ya!
Jangan lupa baca materi lainnya.
https://suparmin01.blogspot.com/2020/07/rencana-pelaksanaan-pembelajaran-daring_13.html
https://suparmin01.blogspot.com/2020/07/rencana-pelaksanaan-pembelajaran-daring_12.html
https://suparmin01.blogspot.com/2020/07/materi-surat-lamaran-pekerjaan-bahasa.html
https://suparmin01.blogspot.com/2020/06/balon-pasanganappasiamak-dan.html
https://www.youtube.com/watch?v=SBxJv5gQ9KI&t=60s
https://suparmin01.blogspot.com/2020/05/teks-biografi.html